Banyak perjalanan yang tlah kulewati
Demi menuju perguruan yang katanya tinggi
Tinggi akan hal-hal yang berbau akademisi
Tinggi akan mimpi-mimpi yang dibawa sejak dini
Tinggi...Tinggi...dan Tinggi
Katanya...
Pemimpin yang dijuluki pemerintah
Kini hanya tinggal nama
Lebih pantas dikatakan penguasa
Penguasa yang rakus akan harta, tahta, dan apalah
Begitu banyak janji yang diumbar
Namun satu yang terngiang bagiku
Pendidikan murah bahkan seharusnya gratis
Janjinya...
Tapi janji tinggallah janji
Mimpi yang kubangun diambang punah
Tidak adalagi pendidikan murah
Apalagi gratis...
Cita-cita kemerdekaan untuk mencerdaskan bangsa kini
dipelintir menjadi
Cita-cita mencerdaskan kantong penguasa
Membuncitkan perut-perut buaya-buaya berdasi
Mengosongkan perut-perut buruh, tani serta rakyat yang
harusnya diayomi
Birokrasi kampus seakan menutup mata, telinga, bahkan batin
mereka
Tak mau lagi mendengar jeritan pilu pencari ilmu
Tak mau lagi memikirkan masa depan pendidikan kami
Pantaskah kalian dipanggil ayah ibu kedua kami
Ketika mulut kami dibungkam berbagai macam intervensi
Langkah kami dibekukan dengan alasan kolot
Namun, kami takkan berhenti bersuara
Menuntut apa yang seharusnya kami dapatkan
Dan apa yang seharusnya kami rasakan
Lebih
baik gugur dalam gerak daripada gugur dalam diam!!!



