Soe
Hok Gie dalam tulisannya yang membuatku sadar bahwa idealisme tak hanya
sekedar impian atau mimpi karena memang hanya mimpi dan mimpi!!!
"Saya membayangkan seorang mahasiswa antropologi, yang berusia sembilas
belas tahun datang dengan cita-cita membuat field work di pedalaman
Kalimantan atau Irian Barat. Atau seorang mahasiswa jurusan kimia yang
berpikir untuk menemukan sejenis cairan baru yang
dapat melambungkan manusia ke bulan. Atau seorang mahasiswa hukum
dengan ide-ide yang sarat dengan rule of law. Tidak ada yang lebih kejam
daripada mematahkan tunas-tunas semangat kemerdekaan berpikir dan
berkreativitas. Dalam waktu beberapa tahun, pemuda berumur sembilas
tahun ini mengetahui tak mungkin ada "Field work" ke Irian Barat atau
pedalaman Kalimantan. Ia harus puas dengan skripsi tentang masyarakat
tukang buah-buahan di Pasar Minggu. Dan alumnus Kimia benar-benar
menyadari yang ada untuknya hanyalah kerja di pabrik sabun atau mentega.
Pelan-pelan, ia harus melupakan idealismenya tentang cairan yang dapat
melontarkan manusia ke bulan. Lalu, si mahasiswa fakultas hukum
mengetahui, bahwa dia atas hukum yang tidak tertulis. Tentara, Polisi,
jaksa dan garong-garong yang punya koneksi"
Demikian catatan Soe Hok Gie yang sarat akan makna yang mungkin saja akan menyadarkan kita dalam bertindak. Apakah akan terus berjuang mempertahankan idealisme dan semangat kreatifitas kita atau kembali ke realitas kehidupan yang penuh dengan kemunafikan?
-MA-
Demikian catatan Soe Hok Gie yang sarat akan makna yang mungkin saja akan menyadarkan kita dalam bertindak. Apakah akan terus berjuang mempertahankan idealisme dan semangat kreatifitas kita atau kembali ke realitas kehidupan yang penuh dengan kemunafikan?
-MA-


