Based on True Story
Entah apa yang teman-teman fikirkan kalau mendengarkan dua buah kata " Pemimpin bernyali". Mungkin ada yang mengatakan wah pasti pemimpin yang berani, nekat, atau bahkan ekstrim. Mungkin juga ada yang mengatakan pemimpin yang hanya mencari pencitraan. Bahkan mungkin ada yang mengatakan pemimpin yang berani loncat dari lantai 100 gedung pencakar langit.hehehe...
Saya sendiri setelah mendengar kata itu langsung merasakan getaran hebat di sekujur tubuh dan langsung membayangkan sosok di zaman sekarang yang sekarang lagi naik daun, yaitu abraham samad. Ternyata dugaan saya benar, salah satu dari tokoh yang saya lihat di spanduk itu ada nama dia di sebelah paling kanan.
Hari itu tepat hari Jumat tanggal 21 Desember 2012 (menurut ramalan suku maya udah kiamat tapi kok gak jadi-jadi ya, heheheh) bertempat di baruga A.P. Pettarani ratusan bahkan ribuan orang mengantri untuk menyaksikan acara off air Mata Najwa dengan tema "Pemimpin Bernyali".
![]() |
| Gambar spanduk acara Mata najwa Off air di kampus Universitas Hasanuddin |
Saya agak kaget melihat antusias mahasiswa yang sangat luar biasa pada hari itu. Kalau menurut mata penglihatan saya sih sekitar enam ribuan orang lebih ada di sana. Saya datang jam 2 siang lewat 10 menit (di jam tangan saya, ya) dan perasaan agak kecewa tiba-tiba menghimpit. Ketika itu
orang-orang masih banyak yang ngantri untuk masuk ke dalam Baruga. Yang sangat mengecewakan saya adalah satu hari sebelum acara tersebut dimulai saya udah ngantri untuk dapat tiket masuk. Tetapi, ternyata saat saya datang malah yang duluan masuk itu sebagian besar malah tidak punya tiket. Saya dengan masih diliputi rasa kecewa tetap ikut mengantri di pintu masuk sebelah kiri atas baruga.
orang-orang masih banyak yang ngantri untuk masuk ke dalam Baruga. Yang sangat mengecewakan saya adalah satu hari sebelum acara tersebut dimulai saya udah ngantri untuk dapat tiket masuk. Tetapi, ternyata saat saya datang malah yang duluan masuk itu sebagian besar malah tidak punya tiket. Saya dengan masih diliputi rasa kecewa tetap ikut mengantri di pintu masuk sebelah kiri atas baruga.
![]() | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Suasana keramaian saat nganti di sisi kiri baruga. (saya berada di tengah sambil diinjak-injak dan berteriak helep!helep!helep! Just kidding ces:)) |
Kemudian sekitar jam setengah tiga lewat. Tangga yang ada di belakang saya dibuka sebagai jalan alternatif untuk tribun di atas. Disinilah perasaan risih mulai timbul (kayaknya ujian kesabaran pun dimulai). Suasana kemudian langsung riuh saat ratusan orang mulai saling berlomba naik ke lantai dua. Ada yang serempet-serempet, berteriak sambil lari dengan semangatnya bahkan ada yang jalan pintas naik lewat pegangan tangga (tanpa mikirin keselamatan nih orang). Sungguh pemandangan yang jarang di dapatkan di Baruga tercinta mahasiswa Unhas ini. (andaikata saya punya kamera pasti saya potret deh). Kalau boleh dibayangkan kayak mau masuk stadion bola aja ( PSM VS Barcelona FC : Mimpi kali ye!!!:)
Setelah bosan menunggu saya memandang jauh kedepan ternyata pintu udah ditutup terus panitia mengacungkan tangan seperti mau peace ^_^ v (kayak mau pesan bakso aja). Saya dan orang-orang disamping saya tidak mengerti apa maksudnya. Terus selidik punya selidik, telisik punya telisik, eh ternyata ruangan di tribun bawah sudah full. Wah, sia-sia nih saya ngantri, langsung saya bergegas balik kanan kemudian lencang depan. Eh, maksud saya balik kanan langsung mengarah ke tangga yang menuju ke tribun atas. Ratusan orang melakukan hal yang sama terus berlari menuju tangga sambil berteriak ( Kayak banci di karebosi yang di kejar polisi: waktu jaman SD dulu). Akhirnya dengan tenaga yang tersisa akibat ngantri tadi saya melaju tiada henti sambil sesekali melirik kekiri dan kekanan siapa tau ada cewek cantik yang di samping terus bertatapan mata kayak film India diiringi musik Kuch-kuch Hota hai. Tapi ternyata gak ada :(.
Langsung saja saya meneruskan menapaki tangga demi tangga sampai ke depan pintu masuk. Ternyata kondisi disini lebih parah lagi. Saya harus bersenggol-senggolan dengan orang lain yang maksa masuk. Tapi berhubung badan saya cukup besar saya membentuk pertahanan yang kuat (takut-takut kalau jatuh nanti bisa mati diinjak -injak sama yang lain).
Akhirnya saya bisa masuk ke dalam tribun dan langsung mencari tempat duduk yang strategis. Ketika duduk mata saya langsung terbelalak melihat pembukaan yang dibuka langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin. Tepuk tangan riuh kemudian membahana di dalam baruga ketika nama Rektor Prof. Dr. dr. Idrus Patturusi dipanggil oleh MC. Kemudian diawal kalimat beliau kurang lebih mengatakan bahwa kalau yang hadir ini empat orang pemimpin bernyali maka mahasiswa unhas juga punya nyali. Kemudian ditampilkanlah slide tentang enam mahasiswa Unhas dari KORPALA (Korps Pecinta Alam) yang berlayar dari Makassar ke Darwin, Australia dengan menggunakan perahu sandeq. Dan dilanjutkan dengan slide mahasiswa dari Mapala FT Unhas yang mendaki gunung Elbrus di Rusia. Di akhir slide beliau menampilkan sosoknya yang dikirim ke luar negeri untuk menjadi relawan tim medis dengan gagah berani dan menceritakan awal mula ia merawat jenggot. (narsis juga pak rektor yang satu ini).
| Mahasiswa Unhas KORPALA yang berlayar dari Makassar, Indonesia menuju Darwin, Australia |
![]() |
| Mahasiswa Unhas Dari Mapala 09 yang menaklukkan gunung Elbrus di Rusia |
Kemudian acara dilanjutkan dengan dimulainya pengambilan gambar. Ada hal yang lucu disini, saat pengambilan gambar dimulai empat pemimpin bernyali ini di arahkan untuk di belakang panggung. Menurut skenario dari mbak Najwa sih, semuanya akan keluar saat ada aba-aba dari Najwa. Saya melihat empat orang tersebut berjalan dengan mantap yang dipimpin oleh pak JK di depan yang jalannya lucu sekali menurut saya. (maaf ya pak JK) ^_^ v kayak panitia tadi.
Kemudian dimulailah acara tersebut dan ditayangkan slide keempat sosok yang dinilai bernyali oleh masyarakat Indonesia secara umum. Setelah slide selesai mereka langsung keluar dari belakang panggung diiringi tepuk riuh dari seluruh penonton yang ada di baruga. Banyak kisah yang mereka ceritakan tapi ada beberapa quotation yang dapat di ambil hikmahnya. Diantaranya kata Abraham samad "Merupakan sebuah kewajiban siapapun di dunia ini untuk menegakkan hukum, sekalipun dia satu kampung kita. Kalau pak JK mengatakan "Jangan lari dari masalah..."
![]() |
| Tweet di akun mata najwa.Sempat narsis dan saya juga ikut reply deh. |
Sebelumnya saya lupa mengatakan kalau ternyata mbak Najwa Shihab ini ternyata orang Makassar. Katanya dia dulu tinggal di Makassar dan keluarga besarnya tinggal di batu putih. Kemudian kelas 2 SD dia pindah ke Jakarta karena mengikuti Abinya (mungkin dinas disana saya juga gak tau). Kalau tidak salah Abinya itu dari Rappang.
Kita Lanjutkan ya, kemudian diskusi terus berlangsung. Dengan sigap Najwa bertanya satu persatu kepada para narasumber dengan pertanyaan kritis (mungkin kalau saya sudah gagap kalau ditanya seperti itu). Namun para narasumber memang bukan orang sembarangan. Mulai dari pak JK, kemudian pak Mahfud MD, pak Dahlan Iskan, dan bapak Abraham samad semuanya menjawab dengan tegas sambil diselingi candaan yang membuat penonton tersenyum bahkan tertawa terpingkal-pingkal.
Hal yang cukup lucu menurut saya yaitu ketika sorotan kamera menuju ke sepatu Dahlan Iskan. Baru kali ini saya melihat secara langsung sepatu Dahlan Iskan yang telah di ceritakan dalam sebuah novel berjudul "Sepatu Dahlan". Kalau yang lain memakai sepatu kulit, tidak halnya dengan pak Dahlan. Beliau hanya memakai sepatu kets yang setiap hari ia pakai. Tapi kalau saya perhatikan baik-baik. Ada perbedaan dari sepatu yang pernah saya lihat di TV. Kalau di TV putih polos, tapi yang saya lihat kemarin kok ada corak biru tuanya. Tapi tak apalah yang jelas tetap tampil beda.
Ada juga hal baru yang saya dapatkan kemarin, yaitu pertanyaan berhadiah doorprise HP. Pertanyaannya kurang lebih seperti ini " Apa kepanjangan dari MD dari nama bapak Mahfud MD". Banyak yang bertanya-tanya, apa ya? "Magister Doktor ndak mungkin" gumamku dalam hati. Kemudian salah seorang penonton angkat tangan dan menjawab MAHMUDIN. Dalam hati saya berteriak "Ouwww MAHMUDIN toh".hehehe...
Sebenarnya masih banyak hal lain yang dapat saya ceritakan mengenai ke empat sosok pemimpin ini terlepas dari acara mata najwa ini. Namun biarkanlah rasa penasaran itu tetap muncul agar teman tetap merasakan haus dan lapar terhadap ilmu serta pengetahuan dari manapun itu sehingga dapat memacu teman untuk mencari referensi-referensi lain. Untuk diskusi yang lebih lengkapnya silahkan tonton acaranya di metro TV.
Bagi teman-teman yang tidak sempat merasakan atmosfer Baruga saat acara ini ditayangkan, jangan kecewa dulu. Tanggal 3 Januari 2013 akan ditayangkan di metro TV Pukul 20.00 WIB. Jangan ketinggalan yah !!!
![]() |
| Tweet Admin mata Najwa |
Semoga keempat pemimpin bernyali tersebut mampu membuktikan bahwa mereka tidak hanya bernyali tapi dengan nyalinya mampu merubah Indonesia ke arah yang lebih cerah sesuai dengan kata R.A Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang,
- Habis pemimpin Bernyanyi Terbitlah Pemimpin Bernyali-
![]() | |
| Empat sosok pemimpin Bernyali!!! |
Sumber Gambar :






mantab,,saya tggu 3 january
BalasHapusOke bro, terima kasih sudah baca...
Hapuskau yang resmikanki ini coment di blogku bro..
siiip,,salam perjuangan brooooo
Hapusoke salam komandan...
HapusKeren gan...
BalasHapusPenuh perjuangan.. sm dgn sy.. tp ceritaku beda lg...
stidaknya dpt ilmu baru slain ilmu KF yg diisi di kertas jum'at lalu :D
terima kasih atas komen positifnya...
Hapuskalau gitu saya tunggu ceritanya di share yah..
Yupp.. sami-samii amri
Hapusnnti sy ceritakan scra live saja.. ok haaha
Oke deh kapan-kapan ada waktu...
Hapuscurhat sang pejuang ^_^
BalasHapusmantep....
heheh..
Hapusmungkin itu judul yang tepat di; kanda,,,
makasih komentnya...
wahhh keren jg tulisanxa...
BalasHapusmenyasalq nda ikut....
makasih banyak atas komentnya ces...
Hapusbaguski tawwa acaranya, apalagi mbak najwa cerdas sekali.
Nonton kembalimi di metro tanggal 3 januari ces...
hahahaa,
BalasHapusfull of jokes. dasar kaka slengeaann :p
tapi kerenn tawwa :))
Thanks, thanks atas ketawa dan pujiannya..
Hapusbiar slengean asal keren..
heheh...
saLut buat TuLisan.y kak ,,,
BalasHapusdang lumayan menginspirasi, menyesal Q ndK ikuti acara.y
terima kasih vi...
Hapuslama ndk jumpa sama teman GB ku ini..
janganko lagi cepat nangis nah..hehehh...
sekali terima kasih dan semoga orang lain dapat terinspirasi dengan tulisan ini..
(y)
waaahh,, ternya pemimpin bernyali di makassar sangat banyak yah,,, tak hanya bapak Juyuf Kalla (JK), dan Bpk Abraham Samad saja. Buktinya para mahasiswa yang antusias melihat acara rela berkorban materi, bahkan ada yang rela berkorban mempertaruhkan nyawanya, malah naik tanpa pengaman, ekhh,, maksudku naik tangga. :D
BalasHapusnah,, tuh bukan pemimpin bernyali lagi, patut di berikan gelar. " pemimpin tak-talekang"
ehehehehehe Just kid yah,,!
itu orang saking semangatnya nonton pemimpin bernyali sampai-sampai matipun ia rela (kapang)..
Hapushehehe..